Jl.Kedungmundu Raya No.18

SEMARANG, 50273

024 - 76740296

sekretariat@unimus.ac.id

Unimus

123 456 789

info@example.com

Goldsmith Hall

New York, NY 90210

07:30 - 19:00

Monday to Friday

FE Unimus Gelar Kuliah Umum “Kiat Sukses Wirausaha”

Ketua Kadin Kota Semarang memaparkan kiat sukses wirausaha di hadapan mahasiswa

Semarang │(28/10/2017) Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke 89 Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Muhamadiyah Semarang (Unimus) menggelar kuliah umum bertajuk “ “Strategi kewirausahaan dan pengelolaan keuangan perusahaan dalam tantangan bisnis global.”. Hadir sebagai pemateri Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang Arnas Agung Andrakusuma, SE, MM dan Dekan FE Unimus Dr. Hardiwinoto, M.Si dipandu moderator Dr. R. Djoko Setyohartono, SE, MM, SH, M.Kn. Kuliah umum yang berlangsung di Aula Gedung NRC Unimus tersebut diikuti oleh 170 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan dibuka oleh Dekan FE Unimus.

Dekan FE Dr. Hardiwinoto tengah menyampaikan materi dalam kuliah umum

Dalam sambutannya Dekan FE Unimus mengungkapkan bahwa saat ini kita berada di kampung global yang tanpa  batas the borderless world tanpa ada sekat. “Persaingan kerja tidak hanya didalam negeri tapi antar negara sehingga dituntut perubahan mindset agar selalu berpikir secara global dan berwawasan internasional. Kuliah umum digelar sebagai upaya mewujudkan mahasiswa yang handal dalam wirausaha, aplikasi dari visi FE Unimus menjadi fakultas yang unggul dalam bidang kewirausahaan yang unggul berbasis teknologi dan berwawasan internasional” papar Dekan FE.

Ketua Kadin Kota Semarang memberikan pesan kepada mahasiswa FE Unimus

Melalui paparannya kedua pembicara membagi ilmu kiat sukses bersaing di era global. Dr. Hardi memaparkan bahwa generasi muda harus senang, sungguh-sungguh dan suka hati dalam mengerjakan segala sesuatu agar sukses kemudian. “Kredo bersenang-senang dahulu, senang kemudian dapat dimaknai bahwa menjadi sukses diawali dengan kesenangan yaitu senang mengerjakan tugas, senang menyelesaikan tanggung jawab, senang belajar, senang mengkaji ilmu dan senang berusaha” papar Dr. Hardi. “Berwirausaha itu seperti belajar naik sepeda, tidak hanya belajar teori langsung praktek. Untuk berwira usaha butuh kreatifitas tinggi karena orang yang menguasai dunia adalah orang yang kreatif, punya impian dan khayalan yang tinggi. Untuk sukses dalam suatu bisnis dan wirausaha dibutuhkan knowledge (hardskill), skill (hard skill) dan attitude (soft skill)” tambahnya. “Ketika pintu kesempatan tertutup jangan terlalu lama menyesali sehingga tidak terlihat pintu lain telah terbuka, pemuda harus selalu bersemangat, gigih berusaha dan jangan mudah putus asa” pesannya mengakhiri paparan.

Dari kiri: Dr. Hardiwinoto, Ketua Kadin Kota Semarang, Dr. R. Djoko Setyohartono usai acara kuliah umum

Dihadapan mahasiswa S1 Akuntansi dan S1 Manajemen Unimus Ketua Kadin Kota Semarang menyampaikan bahwa Leadership dan spirit of enterpreuner sangat penting, saat ini di Indonesia pengusaha belum sampai 2% artinya masih terbuka peluang menjadi pangusaha. Good communication, good networking menjadi sangat penting dimiliki oleh setiap orang jika ingin berhasil. “Agar menjadi sukses juga harus memiliki konsep “eyecatching” menjadi yang berbeda dibanding yang lain, punya komitmen, jujur, komitmen pada bidangnya,  punya kepercayaan diri yang tinggi” papar Arnas. “Ketika memulai jangan hanya selalu berpikir ada atau tidaknya modal uang, bicara masalah modal usaha tidak hanya bicara masalah uang, modal uang menempati urutan ke-10 dari sukses sebuah usaha. Modal usaha yang lebih penting adalah kemampuan relasi terutama dalam kemampuan komunikasi dan networking. Penting dimiliki kemampuan mempresentasikan ide usaha pada orang lain dan perlu dikuasai bagaimana menumbuhkan kepercayaan orang lain” imbuh pengusaha muda yang juga ketua Baznas dan FKPI tersebut. “Agar bisa berkembang empat kunci sukses yang perlu dikuasai adalah kemamuan komunikasi atau networking, kemampuan kolaborasi, kreatifitas serta kritis terhadap permasalahan dengan memberikan solusi. Kunci lain yang penting adalah “Eye catching”, menjadi sesuatu yang lain dari yang sudah ada, membuat orang lain tertarik”  paparnya menyudahi kuliah umum.

Reportase UPT Kehumasan & Protokoler

Comments are closed.