Jl.Kedungmundu Raya No.18

SEMARANG, 50273

024 - 76740296

sekretariat@unimus.ac.id

Unimus Wakili Indonesia Dalam “NAFSA Conference & Expo” di Amerika

M. Yusuf, PhD perwakilan Unims bersama delegasi Indonesia dari Unbraw, Unair dan Unud dalam NAFSA Conference & Expo

Philadelphia│(28/05/2018) National Association of Foreign Student Adviser (NAFSA) merupakan ajang pertemuan tahunan tingkat dunia bagi para pelaku pendidikan, promotor dan  institusi-institusi pengembang dunia pendidikan yang professional.  NAFSA 2018 mengambil tema “Diverce voices, shared commitment” tujuannya mengeksplorasi kekuatan suara yang berbeda untuk membangun  ide-ide baru yang lebih otentik pada kolaborasi dunia pendidikan internasional. Bertempat di Pennsylvania Convention Center Philadelphia, United State of America, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) berkesempatan menjadi salah satu institusi yang mewakili Indonesia pada kegiatan NAFSA pada 27 Mei-1 Juni 2018.

Dari kiri: President US-Asia Education Exchange (Stanley Harsa), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Indonesia di Washington (Bhimo Widyo Andoko) dan Direktur IRO Unimus (M.Yusuf, PhD).

NAFSA 2018 diikuti oleh lebih dari 100 negara, dengan jumlah institusi mencapai hampir 700, dengan jumlah orang peserta sekitar sembilan ribu yang hadir dalam kegiatan tersebut.  Pemerintah Indonesia melalui Atase Pendidikan Kedutaan Besar Indonesia di Washington DC, Bhimo Widyo Andoko menyatakan “Tahun ini ada empat institusi dari Indonesia yang kami undang sebagai duta promosi pendidikan tingkat dunia di Amerika ini, mereka adalah Unimus Semarang, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Udayana Bali”. Sementara itu mantan konsulat jenderal AS di Indonesia yang juga President US-Asia Education Exchange Stanley Harsa menyatakan perlunya peningkatan kerjasama bidang pendidikan Indonesia-AS. “AS selalu siap memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk kemajuan pendidikan di Indonesia”

“Ajang ini memberikan peluang bagi institusi pendidikan Indonesia untuk memperluas jejaring internasionalnya, karena disini berkumpul negara maju dan universitas bereputasi dunia  menawarkan kerjasama” tambah Muhammad Yusuf, PhD Director International Relationship Officer (IRO) Unimus yang menjadi wakil Unimus pada ajang bergengsi tersebut. Pada kesempatan yang sama  M. Yusuf juga tengah menjalankan tugas hibah Postdoc dari Kemenristekdikti dengan mendesimenasikan seminar hasil penelitian di USA.

Comments are closed.