Jl.Kedungmundu Raya No.18

SEMARANG, 50273

024 - 76740296

sekretariat@unimus.ac.id

Rencana Strategis Penelitian dan Pengabmas Unimus

Semarang | (09/08/2019) Pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mengacu pada standar penjaminan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan. Berkenaan dengan hal tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar Workshop Koordinasi Penelitian dan Pendampingan Penyusunan Proposal Pengabmas Pendanaan Kemenristekdikti Tahun Anggaran 2020. Bertempat di Aula Gedung FK Unimus acara yang diikuti oleh puluhan dosen di lingkungan Unimus tersebut, menghadirkan narasumber Dr. Suparni Setyowati Rahayu, M.Si selaku Reviewer Nasional Bidang Pengabmas.

 

Dalam paparannya Dr. Suparni Setyowati Rahayu, M.Si menyampaikan bahwa salah satu unsur proposal penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat lolos adalah adanya laporan evaluasi administrasi yang sesuai dengan aturan. “Evaluasi administrasi dan usulan proposal pengabdian kepada masyarakat setidaknya memiliki beberapa kriteria diantaranya tim pengusul memiliki kompetensi multidisiplin sesuai dengan bidang yang diusulkan, minimal dua kompetensi misalnya anggota 1 dari bidang teknik, anggota 2 bidang gizi dan anggota 3 bidang biologi. Selain itu, Mitra sasaran sesuai dengan ketentuan seperti mitra sasaran, jarak mitra, dan jumlah bidang masalah, “ jelasnya.

 

Sebelumnya, Dr. Dini Cahyandari, MT. Selaku Ka. LPPM Unimus memberikan pemaparan terkait dengan Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII Revisi Tahun 2019. “Panduan Edisi XII (Revisi) ini disusun sesuai dengan perkembangan regulasi terkait dengan pelaksanaan penelitian di Indonesia. Pertanggungjawaban biaya penelitian berbasis luaran diatur dengan mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia tentang Standar Biaya Keluaran yang berlaku. Dengan pertanggungjawaban berbasis luaran diharapkan dosen dapat lebih termotivasi untuk memenuhi target luaran yang dijanjikan. Disisi lain dosen juga lebih terpacu untuk mengoptimalkan produktivitas luaran peneltitian dengan menargetkan luaran tambahan, “ ungkapnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *