Semarang | Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Semarang (RS Unimus) menggelar Rapat Kerja Tahunan (Rakerta) Tahun 2026 yang dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., para Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) Satuan Pengawas Internal (SPI), Direktur RS Unimus dr. M. Riza Setiawan, MOSH., beserta jajaran direksi dan manajemen rumah sakit Unimus. selasa (13/1/2026) di ruang 208 gedung Rektorat kampus Unimus Jalan Kedungmundu Raya No. 18 Semarang.

Dalam laporan kinerjanya, Direktur RS Unimus dr. M. Riza Setiawan menyampaikan bahwa arah pengembangan strategis RS Unimus pada tahun 2026 difokuskan pada penerapan Center of Excellence sebagai keunggulan utama rumah sakit pendidikan. Center of Excellence tersebut meliputi pengembangan Strategic Action Center Onkologi Minimal Invasif serta penguatan RS Unimus sebagai rumah sakit penyelenggara Terapi Sel Punca.

“Kami menyiapkan RS Unimus sebagai rumah sakit pendidikan modern berstandar internasional dengan keunggulan pada layanan onkologi minimal invasif dan terapi sel punca. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan sekaligus penguatan peran RS Unimus dalam dunia kesehatan nasional,” ujar dr. M. Riza Setiawan.

Selain itu, RS Unimus juga memperkuat strategi branding sebagai rumah sakit rujukan, baik bagi Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) di Jawa Tengah maupun sebagai rujukan layanan onkologi minimal invasif dan terapi sel punca di tingkat regional. RS Unimus juga diproyeksikan menjadi rumah sakit pengampu rujukan layanan diagnostik bagi RSMA di wilayah sekitar Semarang. Pengembangan layanan non-BPJS turut menjadi perhatian, salah satunya melalui penguatan dan pengembangan Klinik Eksekutif.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Unimus juga memaparkan evaluasi capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Sepanjang tahun tersebut, RS Unimus telah melayani sekitar 15.000 pasien rawat jalan, 3.500 pasien rawat inap, serta hampir 5.000 pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Memasuki tahun 2026, RS Unimus berencana membuka sejumlah layanan baru, di antaranya layanan Cryosurgery melalui kerja sama strategis dengan Royal Lee Cancer Hospital, Guangzhou, China. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya penguatan layanan dan riset terapi kanker berbasis teknologi mutakhir.

“Kami optimistis layanan cryosurgery ini akan menjadi salah satu layanan unggulan RS Unimus dan berkontribusi besar dalam pengembangan terapi kanker berbasis teknologi modern sekaligus mendukung riset dan pendidikan kedokteran,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Universitas Muhammadiyah Semarang bersama RS Unimus juga ditunjuk sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan ke-10 Konsorsium Asosiasi Cryosurgery Asia dan Dunia Tahun 2026. Penunjukan tersebut merupakan hasil kesepakatan pimpinan Asian Society of Cryosurgery (ASC) dalam penyelenggaraan “9th Annual Meeting of the Asian Society of Cryosurgery” yang berlangsung di New World Hotel, Guangzhou, China.

Sementara itu, Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. dalam sambutannya memberikan apresiasi atas capaian serta langkah strategis yang telah dirancang RS Unimus. Ia menegaskan bahwa pengembangan RS Unimus harus sejalan dengan visi universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan, layanan kesehatan, dan kontribusi bagi masyarakat.

“RS Unimus harus terus berinovasi dan memperkuat daya saingnya, tidak hanya sebagai rumah sakit pendidikan, tetapi juga sebagai pusat layanan kesehatan unggulan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Sinergi antara universitas dan rumah sakit menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut,” tegas Prof. Masrukhi.

Ia juga berharap Rapat Kerja Tahunan ini dapat menjadi momentum penguatan komitmen seluruh jajaran RS Unimus dalam meningkatkan kualitas layanan, tata kelola, serta pengembangan riset dan inovasi kesehatan secara berkelanjutan.

Reportase Humas Unimus (Tri setia Budi)

Loading