Semarang | 28 Februari 2026 – Dalam rangka menyemarakkan rangkaian Gebyar Ramadhan 1447 H, Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menyelenggarakan Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) yang dilaksanakan di Aula Lantai 1 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UNIMUS. Kegiatan ini mengusung tema “Ramadhan Transformatif Menguatkan Spirit Keilmuan, Kemanusiaan, dan Keislaman.”

Lomba ini diikuti oleh mahasiswa UNIMUS sebagai bentuk pembinaan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter religius di lingkungan kampus. Berdasarkan laporan panitia, jumlah peserta cabang MTQ sebanyak 10 orang dan cabang MHQ sebanyak 23 orang, yang seluruhnya berasal dari mahasiswa lintas program studi di UNIMUS. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat spiritualitas Ramadhan.

Ketua Panitia kegiatan, Mamdukh Budiman, S.S., M.Si., dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta antusiasme peserta yang mengikuti perlombaan. Ia menjelaskan bahwa lomba ini menjadi sarana pembinaan bakat mahasiswa dalam bidang Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, kegiatan MTQ dan MHQ ini menjadi ajang untuk menggali potensi serta memperkuat kecintaan mahasiswa terhadap nilai-nilai Al-Qur’an. Harapannya kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qurani yang berkarakter serta memberikan dampak positif bagi sivitas akademika,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Studi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) UNIMUS, Dr. Rochdi Warsono, M.Si., dalam sambutannya sekaligus membuka acara menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Ramadhan di UNIMUS dirancang untuk memperkuat integrasi antara nilai spiritual dan tradisi akademik.

“Ramadhan di UNIMUS diisi dengan berbagai kegiatan keilmuan dan spiritual yang melibatkan dosen, karyawan, dan mahasiswa. Lomba MTQ dan MHQ ini menjadi bagian penting untuk menemukan potensi mahasiswa serta mempersiapkan delegasi terbaik pada ajang kompetisi selanjutnya,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan lomba MTQ dan MHQ ini, UNIMUS berharap dapat mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Gebyar Ramadhan 1447 H pun akan terus berlanjut dengan berbagai program keagamaan sebagai bentuk penguatan budaya Islam berkemajuan di lingkungan kampus.

Loading