Semarang — Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan Pengajian Sapa Pagi Ramadan 1447 H yang diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari jajaran pimpinan, rektorat, dosen, hingga tenaga kependidikan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber K.H. Abduh Hisyam, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.

Pengajian Sapa Pagi dilaksanakan secara rutin setiap Senin dan Rabu selama bulan suci Ramadan 1447 H. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Gebyar Ramadan 1447 H Unimus tahun 2026 M yang bertujuan memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan kampus.

Dalam tausiyahnya, K.H. Abduh Hisyam mengangkat tema pengajian keluarga. Ia menyoroti bahwa pembahasan mengenai keluarga kerap didominasi oleh peserta perempuan, sementara keterlibatan kaum bapak dalam pengajian bertema keluarga masih relatif terbatas. Padahal, menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama terbentuknya masyarakat dan peradaban.

“Inti dari sebuah peradaban dimulai dari keluarga. Jika keluarga baik, maka akan berkembang menjadi masyarakat dan negeri yang baik, sebagaimana dicita-citakan dalam Al-Qur’an: negeri yang makmur dan mendapat ampunan dari Allah, bermula dari keluarga yang kokoh,” ungkapnya.

Ia menegaskan pentingnya peran ayah dan ibu dalam membangun keluarga yang harmonis, religius, dan berkarakter. Keterlibatan kedua orang tua secara seimbang dinilai menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berakhlak dan berdaya saing.

Rektor Unimus Prof. Dr. Madrukhi, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan Pengajian Sapa Pagi sebagai wadah penguatan nilai keislaman dan kekeluargaan di lingkungan kampus. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana refleksi spiritual sekaligus mempererat ukhuwah di antara civitas akademika selama bulan Ramadan.

Reportase Humas Unimus (tri)

Loading