AMBARAWA – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan sistem irigasi cerdas guna meningkatkan efisiensi pengairan tanaman cabai pada Kelompok Tani Manunggal Roso, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Program ini diketuai oleh Radiktyo Nindyo Sumarno, S.T., M.T. dan didukung pendanaan dari Kemdikbudristek melalui skema Diktisaintek Berdampak.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan diskusi bersama para petani yang berlangsung di rumah salah satu anggota kelompok tani. Dalam kesempatan tersebut, tim pengabdian Unimus menyampaikan prinsip kerja sistem irigasi cerdas serta manfaat penerapan teknologi dalam mengoptimalkan penggunaan air, terutama pada budidaya cabai yang membutuhkan pengairan terukur. Radiktyo Nindyo Sumarno menjelaskan, penerapan teknologi irigasi cerdas diharapkan mampu membantu petani mengatasi permasalahan pengairan yang selama ini masih dilakukan secara manual dan kurang efisien. “Melalui sistem ini, penggunaan air dapat lebih terkontrol sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas dan pengurangan biaya operasional,” ujarnya.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif antara tim pengabdian dan anggota Kelompok Tani Manunggal Roso. Para petani menyambut baik program tersebut dan berharap pendampingan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Melalui program pengabdian ini, Unimus berkomitmen untuk terus mendorong penerapan teknologi tepat guna di sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung pertanian yang efisien dan berkelanjutan.

![]()