
Publikasi di jurnal internasional bereputasi bukan hal yang umum bagi mahasiswa sarjana terapan. Namun, prestasi itu berhasil diraih oleh Deivan Pradana Putra, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknologi Laboratorium Medis (TLM), Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Berkat publikasi pada jurnal terindeks Scopus kuartil 4 (Q4) dengan SJR 0.203, Deivan dapat menyelesaikan studinya tanpa melalui sidang tugas akhir konvensional. Artikel berjudul “Clinical Outcomes Associated with Multidrug-Resistant Gram-Negative Bacterial Infections in Chronic Wound Infections: An Umbrella Review and Meta-analysis” dipublikasikan di Microbiology and Biotechnology Letters (2026; 54: e2511010), jurnal yang diterbitkan oleh Korean Society for Microbiology and Biotechnology.
Publikasi ini menandai kontribusi mahasiswa UNIMUS dalam diskusi ilmiah global dan membuktikan bahwa riset mahasiswa mampu bersaing di tingkat internasional. Keberhasilan ini sejalan dengan kebijakan resmi UNIMUS melalui SK Rektor No. 383/UNIMUS/SK.EP/2024 tentang konversi publikasi, penalaran, dan kewirausahaan. Kebijakan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang berhasil mempublikasikan karya di jurnal internasional bereputasi untuk memperoleh pengakuan akademik setara tugas akhir.
Dalam penelitian ini, Deivan bertindak sebagai penulis pertama di bawah bimbingan Dra. Sri Sinto Dewi, M.Si., Med dan Dr. Muhammad Evy Prastiyanto, S.Si., M.Sc. Penelitian tersebut membahas dampak klinis infeksi bakteri Gram-negatif resisten pada luka kronis. isu krusial dalam pengendalian infeksi dan praktik laboratorium medis berbasis bukti. Capaian ini menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis riset di Prodi D4 TLM UNIMUS mampu mendorong lahirnya karya ilmiah berkualitas. Publikasi internasional bukan sekadar prestasi individual, tetapi indikator keberhasilan kurikulum dalam membangun kompetensi analitis, riset, dan komunikasi ilmiah mahasiswa. UNIMUS terus berkomitmen memperluas peluang riset dan publikasi melalui penguatan mentoring, kolaborasi penelitian, serta integrasi riset dalam proses pembelajaran. Semoga semakin banyak mahasiswa yang berani menargetkan publikasi internasional sebagai bagian dari perjalanan akademiknya.
![]()