Semarang – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) tahun 2021 secara virtual, pada Jumat (26/02/2021). Dengan tema “KKN PPM Mandiri Tanggap Covid-19”, mahasiswa Unimus telah sukses mengikuti kegiatan KKN dari tanggal 26 Januari hingga 26 Februari 2021.

Acara penarikan mahasiswa KKN PPM Unimus diikuti oleh 1.059 peserta yang terbagi menjadi 94 kelompok dari 13 program studi yakni S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Sastra Inggris, S1 Akuntansi, S1 Manajemen, S1 Gizi, S1 Teknologi Pangan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Pendidikan Kimia, S1 Pendidikan Matematika, S1 Statistika, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Mesin dan S1 Ilmu Keperawatan. KKN PPM Unimus melaksanakan kegiatannya secara daring dan luring di daerah masing-masing yang tersebar di Kabupaten Magelang, Kabupaten Pati, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Semarang dan kabupaten yang lain di Jawa Tengah serta daerah Jambi, Lombok, Maluku, Kuwait hingga Thailand.

Hadir untuk memberikan sambutan sekaligus menerima kembali mahasiswa KKN PPM, Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. Pihaknya menyampaikan rasa bersyukur mengingat semua mahasiswa Unimus yang mengikuti kegiatan KKN PPM sehat dan tidak terpapar Covid-19. “Alhamdulillah, saya panjatkan kepada Allah SWT mengingat karena karunia serta keberkahanNya, semua mahasiswa KKN PPM Unimus dapat menyelesaikan program dengan kondisi yang sehat dan tidak terpapar Covid-19. “Berdasarkan laporan, mahasiswa KKN PPM dengan lancar melakukan program-programnya seperti memberikan sosialisasi atau penyuluhan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 diantaranya mengajarkan cara cuci tangan yang benar, menggunakan masker, menjaga jarak, cara membuat hand sanitizer dan lainnya. Mahasiswa KKN PPM Unimus turut membantu pemerintah dalam memerangi pandemi Covid-19 mengingat kasus positif yang terpapar terus meningkat. Dan saya titip pesan kepada mahasiswa untuk turut membantu campaign tentang vaksin guna mendorong terbentuknya herd immunity pada tubuh kita,“ paparnya.

 

Loading

Leave a Reply