Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) secara resmi melepas 464 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Tahun 2026. Kegiatan KKN akan berlangsung selama satu bulan, mulai 28 Januari hingga 26 Februari 2026, dan tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Boyolali, yakni Kecamatan Banyudono, Ngemplak, dan Nogosari.

Sebanyak 464 mahasiswa tersebut berasal dari 14 program studi dan terbagi ke dalam 40 kelompok KKN. Adapun sebaran mahasiswa meliputi Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat sebanyak 186 mahasiswa, S1 Teknologi Pangan 68 mahasiswa, S1 Akuntansi 62 mahasiswa, S1 Statistika 33 mahasiswa, S1 Sastra Inggris 27 mahasiswa, S1 Teknik Mesin 23 mahasiswa, S1 Teknik Elektro 20 mahasiswa, S1 Informatika 14 mahasiswa, S1 Ilmu Gizi 13 mahasiswa, S1 Teknik Sipil 12 mahasiswa, S1 Ilmu Keolahragaan 11 mahasiswa, S1 Manajemen 3 mahasiswa, serta masing-masing 1 mahasiswa dari Program Studi S1 Agribisnis dan S1 Pendidikan Matematika.

Pelepasan mahasiswa KKN PPM 2026 ini disertai dengan pembekalan yang disampaikan oleh pimpinan universitas dan narasumber terkait.
Pelepasan KKN PPM ini dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Prod. Dr. Budi Santosa, M.Si., med., Wakil Rektor 2 Dr. Hardiwinoto, M.Si., Wakil Rektor 4 Muhammad Yusuf, STP., M. Si. Ph.D., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) Prof. Dr. Purnomo, ST. m. Eng., beserta jajaran, Dekan dan Dosen Pendamping Pampangan.

Wakil Rektor I UNIMUS, Prof. Dr. Budi Santosa, M.Si.Med., dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh arahan dan pembekalan yang telah diberikan diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh para mahasiswa di lokasi KKN.

Menurutnya, KKN bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik dalam kurikulum, melainkan wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. “KKN harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan dampak positif dan berkontribusi langsung dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Prof. Budi Santosa juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas program studi dalam pelaksanaan KKN. Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, mahasiswa diharapkan mampu berinteraksi, berkolaborasi, dan menyusun program-program yang terintegrasi serta benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.

Menutup sambutannya, Wakil Rektor I berpesan agar seluruh mahasiswa KKN PPM UNIMUS 2026 mampu menjadi tamu yang berkesan baik di tengah masyarakat, menjunjung tinggi etika, serta membangun empati sosial. “Dengan sikap dan perilaku yang baik, nama UNIMUS akan selalu dikenang positif oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu kepala LPPM Prof. Dr. purnomo dalam sambutannya menyampaikan Mohon bimbingan arahan dari pemerintah kecamatan maupun desa untuk mahasiswa sehingga dalam pelaksanaan KKN ini bisa memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat. Mahasiswa diminta untuk bisa membaur kepada masyarakat desa, menaati peraturan yang ada di lokasi KKN masing-masing. Prof. Purnomo juga sampaikan ucapan terimakasih dan mohon maaf jika Kehadiran mahasiswa banyak menganggu kegiatan yang ada.
Reportase Humas Unimus (Tri)
![]()