Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menjadi tuan rumah kegiatan pelepasan kontingen Olympiad Nasional VIII Jawa Tengah yang akan digelar di Makassar pada Kamis – Sabtu (12 – 14/02/2026). Acara Pelepasan berlangsung di Aula Lantai 1 Gedung Kuliah Bersama (GKB) III Unimus dengan mengusung semangat “Berangkat Gembira, Pulang Raih Juara”, Rabu (11/2/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang yang diwakili oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Haris Wahyudi, S.Pd., M.Pd., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah diwakili oleh Wakil Ketua PWM Jawa Tengah yang membidangi LP-PTMA  sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen PNF dan LPP Jawa Tengah Rohmad Suprapto, S.Ag., M.Si., para tamu undangan , pendamping, serta pelajar peserta Olympiad Nasional VIII.

Laporan persiapan pemberangkatan disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Tengah, Rohmad Suprapto, S.Ag., M.Si., Ia menjelaskan bahwa Jawa Tengah mengirimkan kontingen terbesar dalam ajang tersebut, yakni sebanyak 604 peserta, 217 pendamping, 30 pimpinan Majelis Dikdasmen PWM, serta 17 tim dengan total 817 orang. “Olympiad Nasional merupakan ajang dua tahunan yang dirancang untuk mengoptimalkan potensi pelajar dari seluruh Indonesia. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk pelajar yang unggul, cerdas, percaya diri, serta mampu berprestasi di tingkat nasional maupun ajang lainnya” ucapya. selain itu Rohmat Suprapti sampaikan Peserta akan mengikuti sebanyak  35 mata lomba dan 73 cabang lomba diantaeranya sain, seni, olahraga dan keagamaan, Jawa Tengah menargetkan mampu meraih juara pertama.


Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Haris Wahyudi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan dukungan penuh terhadap keikutsertaan kontingen Jawa Tengah dalam Olympicad Nasional. Keikutsertaan kontingen Jawa Tengah bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi juga membawa amanah menjaga nama baik pendidikan daerah. “Menjadi peserta Olympicad Nasional ke VIII merupakan prestasi luar biasa. Tunjukkan bahwa pelajar Jawa Tengah unggul secara intelektual dan kuat secara spiritual. Bertandinglah dengan sportif, kemenangan adalah target, tetapi kejujuran merupakan proses yang harus dijaga,” tegasnya. menutup sambutannya Haris mengajak para peserta menjadikan ajang tersebut sebagai ruang bertukar pikiran dan mempererat silaturahmi dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.


Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., yang juga Wakil Ketua PWM Jawa Tengah bidang LP-PTMA, Majelis Dikdasmen PNF, dan LPP, secara resmi melepas kontingen Olumpicad Nasional ke VIII menuju Makassar. Dalam sambutannya, ia menegaskan besarnya peran Muhammadiyah dalam dunia pendidikan dan kesehatan di Indonesia. “Sekolah Muhammadiyah tersebar luas, mulai dari SD/MI sebanyak 4.562, SMP/MTs 2.500, hingga SMA/MA/SMK sekitar 1.500. Perguruan tinggi Muhammadiyah berjumlah 164, serta didukung 129 rumah sakit, termasuk RS Unimus dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut di lingkungan kampus,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa kiprah Muhammadiyah dalam pendidikan telah dimulai sejak sebelum Indonesia merdeka, tepatnya sejak 1912, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa. Prof. Masruki juga menyampaikan pesan dari Majelis Dikdasmen PNF agar seluruh peserta menjaga nama baik Persyarikatan Muhammadiyah PWM Jawa Tengah selama mengikuti kegiatan. Para pelajar diharapkan menjunjung sikap rendah hati, saling menghormati, serta menjalin persaudaraan dengan peserta lain dari berbagai daerah di Indonesia.
“Berangkatlah dengan gembira, pulang membawa prestasi. Jadikan ajang ini untuk belajar, memperluas persahabatan, dan menunjukkan karakter pelajar Muhammadiyah,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Rektor Unimus juga memberikan motivasi kepada peserta dengan membuka peluang beasiswa prestasi bagi peraih juara yang ingin melanjutkan studi di Unimus. Ia menegaskan komitmen Unimus sebagai kampus unggul yang nyaman, aman, dan menjunjung semangat kampus menggembirakan, Memamujan, Memuliakan serta zero bullying. Menutup acara, peserta diimbau menjaga kesehatan dan mempersiapkan kebutuhan selama mengikuti kompetisi. Kontingen Jawa Tengah diharapkan mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama Jawa Tengah dalam Olympiad Nasional VIII di Makassar.

Reportase Humas Unimus (Tri)

Loading