Pagi itu harapan tumbuh di dada banyak orang. Aula GKB 3 Unimus menjadi saksi langkah baru organisasi mahasiswa yang bersiap menempuh perjalanan lebih jauh dan lebih bermakna.

Dengan khidmat, Prof Masrukhi selaku Rektor melantik para pengurus Organisasi Kemahasiswaan periode 2025/2026. Prosesi ini tidak hanya semata seremoni tapi penegasan bahwa mahasiswa adalah kunci utama dalam membangun arah kemajuan Universitas.

Dalam pandangannya, Prof. Masrukhi menempatkan organisasi kemahasiswaan sebagai ruang kaderisasi karakter. Ia meyakini bahwa kampus bukan hanya tempat menuntaskan tugas di kelas dan mengejar angka indeks prestasi. Kampus adalah ruang pembentukan manusia masa depan, insan yang kaya akan gagasan, kuat akan prinsip, dan bijak dalam bertindak.

Karena itu, dalam pesannya beliau menegaskan di Ormawa adalah ruang bertumbuh, belajar, berdisiplin, menghargai waktu dan komitmen. Mereka belajar bekerja sama, merajut perbedaan menjadi kekuatan. Belajar tangguh dalam perjuangan, teguh pada prinsip, dan kokoh menghadapi ujian. Di sana pula mahasiswa belajar bertanggung jawab atas setiap keputusan, serta menjaga keceriaan agar perjuangan panjang tetap terasa ringan.

Mengaitkan arah pembinaan mahasiswa dengan pemikiran besar dunia, Prof. Masrukhi mengingatkan gagasan Daniel Bell bahwa masyarakat modern menuntut lebih dari sekadar kecerdasan akademik. Dunia membutuhkan manusia yang mampu berkomunikasi, berkolaborasi, dan beradaptasi. Soft skill menjadi fondasi keberhasilan di era kini. Organisasi kemahasiswaan, dalam pandangan beliau, adalah laboratorium nyata untuk menempa kecakapan tersebut.

Beliau juga menyinggung teori keseimbangan dari Abraham Maslow. Manusia bertumbuh melalui pemenuhan rasa memiliki, penghargaan, hingga mencapai aktualisasi diri. Organisasi menjadi ruang yang memungkinkan mahasiswa menemukan makna, merasa diterima, dipercaya, dan diberi kesempatan untuk berkembang sepenuhnya.

Dengan cara pandang demikian, peran Prof. Masrukhi bukan hanya melantik, tetapi juga mengarahkan, menguatkan, dan membuka ruang. Bersama Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, Dr. Eny Winaryati, beliau memastikan organisasi mahasiswa tumbuh melalui pendampingan yang serius dan dukungan yang tak pernah henti.

Yang dilantik hari itu adalah para penggerak Badan Eksekutif Mahasiswa, penjaga marwah Senat Mahasiswa, penghidup Unit Kegiatan Mahasiswa, serta kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Mereka bukan sekadar pemegang jabatan, melainkan energi perubahan dan lokomotif kemajuan kampus.

Perjalanan ke depan tentu tidak selalu mudah. Akan ada dinamika, perbedaan, dan tantangan yang menguji. Namun di situlah proses pembentukan berlangsung. Di situlah cahaya muda ditempa agar tak mudah redup.

Selamat bekerja, para pengurus organisasi kemahasiswaan 2025/2026.
Terus belajar. Terus berkiprah. Terus bertumbuh.

Fokus kita satu: membesarkan nama Unimus bersama-sama

Ditulis oleh:
Muhammad Yusuf, Ph.D.

Loading