Selamat dan Sukses atas penghargaan 115 Karya Inovasi Indonesia Paling Prospektif 2023 dari Business Innovation Center (BIC) yang diraih oleh Tim Dosen S2 Ilmu Laboratorium Klinis dan D4 Teknologi Laboratorium Medik Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan ketua Dr. Stalis Norma Ethica dan anggota tim Ragil Saptaningtyas M. Biomed, dan Aditya Rahman Ernanto, M.Sc. bermitra dengan Prof. Dr. Agus Sabdono, M.Sc. dari Universitas Diponegoro, serta Haryanto S.KM., M.Kes, Kepala Unit Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang.

Judul inovasi yang diusulkan Tim Unimus-Undip-RS Roemani dan lolos sebagai salah satu pemenang dalam penjurian menyisihkan ratusan kandidat lainnya dari seluruh Indonesia adalah “Mikrokapsul Bakteri Lokal Pendegradasi Limbah Biomedis Cair”. Inovasi mikrokapsul bakteri pendegradasi limbah ini merupakan keluaran dari Penelitian Pasca Doktor (PPD) yang dilanjutkan dengan Penelitian Terapan (PT) dalam 4 tahun pelaksanaan 2018-2021 dengan pendanaan DRTPM (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi) dari Kemendikbud Ristek. Inovasi tersebut telah mendapatkan paten (granted) dengan nomor S00202008393.

BIC sebagai pemberi penghargaan adalah lembaga independen yang secara rutin menyelenggarakan pemilihan karya Inovasi Indonesia terbaik setiap tahunnya dan telah berlangsung selama 16 tahun. BIC merupakan sebuah lembaga non-profit yang bergerak dibidang inovasi dan keilmuan dengan visi dan misi mentransisikan seluruh sistem pemilihan karya inovasi BIC yang bersifat batch tahunan; menuju proses inkubasi karya inovasi Indonesia dengan fokus pada pembimbingan/ mentoring bagi inovator pengaju proposal yang terpilih secara berkesinambungan.

Hingga saat ini database BIC kini telah menghimpun sebanyak total 1.528 karya inovasi Indonesia paling prospektif. DIkutip dari laman web BIC (www.bic.web.id) hingga saat ini total 6.367 proposal telah diajukan oleh 4.466 inovator individual ataupun tim dari 28 provinsi di seluruh Indonesia dan juga inovator diaspora Indonesia yang bermukim di mancanegara. Sampai saat ini ajang kompetisi inovasi ini merupakan database karya inovasi terseleksi terbesar di Indonesia; dengan kriteria penilaian yang bersifat “demand-driven”.

Loading

Leave a Reply