Semarang | Mengacu pada keputusan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMEDIKBUD) no. 754/P/2020 Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi menerbitkan Program kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang kemudian disambut sangat baik oleh Universitas Muhammadiyah Semarang. Memiliki Komitmen yang sangat tinggi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) terus bertransformasi dan juga tentunya membuka kesempatan seluas – luasnya kepada Mahasiswa untuk meningkatkan wawasan serta kompetisinya yang sesuai dengan bakat, minat dan juga potensi serta cita – cita yang dimiliki.
Adanya peluang besar bagi Unimus untuk mewujudkan tercapainya tujuan tersebut terfasilitasi dengan adanya Hibah Program Kompetisi Merdeka belajar. Maka dari itu untuk menindak lanjuti hal tersebut Universitas Muhammadiyah Semarang dengan di pimpin oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan ALam (FMIPA) Dr. Eny Winaryati, M.Pd., menyelenggarakan kegiatan Verifikasi Kelayakan dan visitasi PKKM pada Selasa (27/4/2021) secara daring. Hadir dalam kegiatan tersebut para Reviewer PKKM yang diantaranya Prof. Sutiman B. Sumitro, BSC. Guru Besar Universitas Brawijaya, Ibu Nurul Sania Dosen IKIP PGRI Pontianak, dan Sulistio Budi Utomo, Ph.D Kepala bagian hubungan internasional Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya. Selain itu hadir pula Ketua Badan Pembina Harian yang dlaam hal tersebut diwakili oleh DH. Widadi, S.H., Rektor Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., Para Wakil Rektor, Pimpinan Lembaga, Dosen, dan Mahasiswa Unimus serta para Talk Force dari Ajuan PKKM.

Terkait dengan Verifikasi Kelayakan dan Visitasi PKKM tentunya terdapat beberapa hal yang perlu dipahami tentang bagaimana mekanisme pelaksanaannya, maka dari itu untuk memahamkan persepsi bersama Prof. Sutiman B. Sumitro menyampaikan “pada dasarnya untuk mendukung PKKM agar berjalan lancar dan baik maka visitasi perlu dilakukan mulai dari jajaran pimpinan, baik dari tingkat Universitas maupun Fakultas, dan juga Program Studi , dengan harapan jika program PKKM yang telah disusun disetujui maka akan menjadi program yang dapat menjadi bagian dari inisiasi, transformasi Unimus menjadi kampus merdeka”.
Selain itu dengan adanya PKKM dan Kampus Merdeka Unimus bisa membuat satu sistem pendidikan yang dapat membawa mahasiswa pada sistem pendidikan yang memiliki kemampuan dengan mengajarkan sedini mungkin kepada Mahasiswa untuk berkontribusi pada masyarakat sebelum nantinya terjun dan bekerja di masyarakat luas.

Loading

Leave a Reply

six + 2 =