Semarang | Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar acara pelepasan calon wisudawan dan wisudawati program magister pada Selasa (31/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unimus, dihadiri oleh Direktur Pascasarjana Dr. Ir. Rahayu Astuti, M. Kes., para ketua program studi, dosen, serta diikuti oleh 35 calon lulusan.

Acara pelepasan ini dilaksanakan sebagai rangkaian awal sebelum para lulusan mengikuti prosesi wisuda yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (1/4/2026). Suasana haru dan bangga menyelimuti kegiatan tersebut, menjadi momen refleksi atas perjuangan akademik para mahasiswa selama menempuh pendidikan magister.


Dalam laporan akademik, Sekretaris Pascasarjana, Dr. Sofiati Bintana, menyampaikan bahwa pada periode wisuda ke-48 April 2026, Pascasarjana Unimus meluluskan sebanyak 35 mahasiswa dari empat program studi. Rinciannya meliputi Magister Ilmu Laboratorium Klinis sebanyak 12 orang, Magister Keperawatan 20 orang, Magister Kesehatan Masyarakat 2 orang, serta Magister Ilmu Gizi 1 orang.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sejumlah lulusan berhasil meraih prestasi akademik terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di masing-masing program studi. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan ketekunan selama menjalani proses pendidikan.
“Ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi masyarakat, serta membentuk lulusan menjadi insan yang integratif,” ujarnya.


Perwakilan lulusan dalam kesan dan pesannya menyampaikan bahwa perjalanan menempuh pendidikan magister bukanlah hal mudah. Banyak di antara mereka yang harus berjuang sebagai mahasiswa sekaligus pekerja. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi pembelajaran berharga dalam mengelola waktu, meningkatkan empati, serta memperkuat komitmen sebagai tenaga profesional, khususnya di bidang kesehatan.
“Malam ini menjadi momen yang sangat berkesan. Kami belajar bahwa menjadi tenaga kesehatan tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian,” ungkapnya.


Sementara itu, Direktur Pascasarjana Unimus, Dr. Ir. Rahayu Astuti, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan. Ia menyebutkan bahwa sekitar 60 persen lulusan berhasil menyelesaikan studi dalam waktu tiga semester dengan capaian IPK yang membanggakan.


Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan dan doa orang tua serta keluarga. Ia juga menambahkan bahwa lulusan Pascasarjana Unimus berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan terdapat mahasiswa dari mancanegara, yakni Timor Leste.
“Keberhasilan ini bukan semata hasil kerja keras pribadi, tetapi juga berkat doa dan pengorbanan orang tua. Oleh karena itu, penting bagi lulusan untuk terus menjunjung tinggi etika, meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta menjaga silaturahmi dengan almamater,” tuturnya.


Ia menegaskan tiga poin penting yang harus dipegang oleh para lulusan di mana pun berada, yakni integritas, profesionalisme, dan keikhlasan.
Acara pelepasan ini menjadi penanda akhir perjalanan akademik sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensinya di tengah masyarakat.

Loading