Semarang | Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar prosesi pelepasan calon wisudawan periode ke-48 secara khidmat pada Selasa (31/3/2026). Sebanyak 30 lulusan mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan penuh suasana haru dan kebanggaan.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Dr. Eny Winaryati, M.Pd., Dekan FIPH Prof. Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd., para ketua program studi, dosen, sivitas akademika, serta para calon wisudawan.

Dalam laporan akademik, FIPH mencatat sebanyak 30 lulusan yang terdiri dari Program Studi S1 Pendidikan Matematika sebanyak 8 orang, Pendidikan Kimia 7 orang, Sastra Inggris 4 orang, dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) sebanyak 11 orang. Capaian ini menunjukkan tren positif, di mana mayoritas lulusan mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan performa akademik yang optimal.

Empat mahasiswa berhasil meraih predikat lulusan terbaik berdasarkan keputusan dekan. Mereka adalah Yunita Rizki Maharani, S.Pd. dari Prodi S1 Pendidikan Matematika dengan IPK 3,87, Asiva Khoirunisa dari Prodi S1 Pendidikan Kimia dengan IPK 3,97, Devina Widania Ardani, S.S. dari Prodi Sastra Inggris dengan IPK 3,84, serta Arimbi Okta Varadiba dari Prodi PBI dengan IPK 3,90.

Perwakilan lulusan, Natasya Tahmaniyah, S.Pd., dari Prodi S1 Pendidikan Kimia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gelar yang diraih bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. “Gelar ini adalah permulaan untuk menyongsong masa depan. Kami siap menjadi insan yang membawa kemajuan di bidang pendidikan serta mengharumkan nama almamater,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FIPH Prof. Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan atas capaian yang diraih. Ia menegaskan bahwa pelepasan ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal memasuki dunia nyata yang menuntut integritas dan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja keras selama masa studi. Lulusan FIPH telah dibekali kompetensi dari program studi terakreditasi unggul, sehingga memiliki daya saing yang tidak kalah dengan lulusan perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berpesan agar para lulusan terus mengembangkan potensi diri, menjaga integritas, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh demi kemaslahatan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam keberhasilan studi para lulusan.

“Di balik capaian ini, ada doa dan perjuangan orang tua yang harus selalu dihargai. Jadikan itu sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang berintegritas dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Loading