Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menerima kunjungan studi tiru dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Senin (23/6/2026). Kunjungan yang berlangsung di Ruang VIP Gedung Kuliah Bersama (GKB) II Unimus tersebut menjadi langkah awal penguatan kerja sama sekaligus persiapan pendirian Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) di UMMU.

Rombongan UMMU dipimpin oleh Rektor UMMU, Prof. Dr. Ranita Rope, S.P., M.Sc., didampingi drg. Lindasari Harahap, Sp.KG., CMC, drg. Ardian, Sp.BMM., MARS, serta drg. Fajar Satria Irianto, disambut langsung oleh Wakil Rektor I Unimus Prof. Dr. Budi Santosa, M.Si.Med., didampingi Wakil Rektor IV Muhammad Yusuf, Ph.D., bersama dengan Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unimus drg. Budiono, M.Pd., Dekan Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA., beserta jajaran pimpinan program studi dan dosen di lingkungan FKG Unimus.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari tata kelola fakultas, pengembangan sarana dan prasarana, serta sistem pendidikan yang diterapkan di FKG dan RSGM Unimus sebagai referensi dalam pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi di UMMU.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Unimus Prof. Budi Santosa menyampaikan  ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan UMMU. Ia juga memaparkan perkembangan Unimus yang kini telah memasuki usia ke-27 tahun.

“Unimus saat ini memiliki sembilan fakultas dengan 48 program studi. Sebanyak 24 program studi telah meraih predikat unggul. Dari seluruh program studi tersebut, 23 di antaranya merupakan bidang kesehatan, termasuk Fakultas Kedokteran Gigi yang berdiri sejak tahun 2013,” ujarnya.

Prof. Budi menambahkan, perkembangan Unimus tidak terlepas dari kerja keras seluruh sivitas akademika, baik dalam peningkatan jumlah mahasiswa maupun pengembangan sarana dan prasarana. Menurutnya, keberadaan FKG dan RSGM Unimus diharapkan dapat menjadi rujukan bagi UMMU dalam mempersiapkan pembukaan fakultas baru tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa RSGM Unimus tidak hanya berfungsi sebagai wahana pendidikan bagi mahasiswa profesi dokter gigi, tetapi juga memberikan layanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat luas.

Sementara itu, sambutan Rektor UMMU dyang diwakili oleh drg. Ardian, Sp.BMM., MARS. Ia mengungkapkan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran Gigi di UMMU merupakan amanah dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Kami mendapat amanah untuk membangun Fakultas Kedokteran Gigi di UMMU. Karena itu, kami datang ke Unimus untuk belajar mengenai tata kelola fakultas, pengelolaan RSGM, hingga kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang dibutuhkan,” katanya.

Menurutnya, UMMU saat ini telah memperoleh dukungan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berupa hibah pembangunan laboratorium kesehatan daerah dan puskesmas daerah. Selain itu, UMMU juga telah memiliki 16 tenaga dokter gigi spesialis sebagai bagian dari persiapan pembukaan FKG.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait kondisi geografis wilayah Maluku Utara dan pemenuhan berbagai persyaratan pendirian fakultas.

“Kami berharap segala persiapan yang telah dilakukan dapat berjalan lancar dan kolaborasi dengan Unimus dapat terus terjalin untuk mendukung terwujudnya Fakultas Kedokteran Gigi di UMMU,” ungkapnya.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan penandatanganan berita acara kerja sama serta pemaparan mengenai profil, tata kelola, dan pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi Unimus. Melalui kerja sama ini, kedua perguruan tinggi Muhammadiyah diharapkan dapat saling mendukung dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran gigi di Indonesia, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Reportase Humas Unimus (Tri)

Loading