Semarang | Program Studi S1 Informatika, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Digital (FIKOMDIGI) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) membuat langkah strategis dalam menjawab tantangan dunia kerja di era digital. Guna menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan kebutuhan riil industri, UNIMUS resmi menjalin kerja sama dengan MikroTik, perusahaan teknologi jaringan komputer asal Latvia yang dikenal secara global melalui produk RouterOS dan Routerboard, untuk menyelenggarakan program MikroTik Academy.

Langkah ini diambil sebagai respons konkret terhadap keresahan industri mengenai minimnya keterampilan praktis para lulusan perguruan tinggi. Melalui program ini, mahasiswa Informatika UNIMUS tidak hanya akan ditempa secara akademis, melainkan langsung dibekali dengan langsung dibekali keterampilan praktis (hands-on skills) di bidang jaringan komputer yang mengacu pada standar sertifikasi internasional MikroTik.
Program MikroTik Academy di UNIMUS dikoordinasikan oleh Drs. Akhmad Fathurrohman, M.Kom. dan Gansar Timur Pamungkas, S.Kom., M.Kom. sebagai penanggung jawab dan instruktur program. Keduanya berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang jaringan komputer melalui pelatihan dan sertifikasi internasional.
Mengapa MikroTik Academy Krusial bagi Mahasiswa UNIMUS?
Di tengah ketatnya persaingan pasar kerja, ijazah sarjana saja tidak lagi cukup. MikroTik Academy hadir di UNIMUS sebagai akselerator karier mahasiswa melalui lima urgensi utama:
- Siap Kerja dengan Keterampilan Praktis: Mahasiswa memperoleh pengalaman praktik dalam konfigurasi dan pengelolaan jaringan komputer yang relevan dengan kebutuhan industri terkini.
- Sertifikasi Internasional Resmi: Lulusan program ini akan memperoleh sertifikat yang diakui secara internasional, memberikan lulusan competitive advantage di pasar kerja.
- Meningkatkan Peluang Karier: Kompetensi dan sertifikasi MikroTik dapat meningkatkan daya saing lulusan untuk berkarier di bidang jaringan komputer, baik pada ISP, perusahaan swasta, maupun instansi pemerintah.
- Pemahaman Mendalam & Terstruktur: Memberikan pemahaman arsitektur jaringan secara mendalam, mulai dari konfigurasi dasar hingga keamanan tingkat lanjut.
- Membangun SDM Unggul: Menyelaraskan kurikulum S1 Informatika UNIMUS dengan standar kompetensi global.
Kurikulum Komprehensif Berbasis MTCNA
Program ini mengacu pada sertifikasi MTCNA (MikroTik Certified Network Associate), sertifikasi jaringan komputer fundamental yang berstandar internasional dari MikroTik. Menggunakan sistem operasi MikroTik RouterOS versi terbaru, mahasiswa diproyeksikan menguasai aspek-aspek vital jaringan yang dirangkum dalam infografis kurikulum berikut:
Peta Jalan (Timeline) dan Ekosistem Pendukung
Untuk memastikan penyelenggaraan program berjalan secara optimal, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Digital (FIKOMDIGI) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) telah menyusun tahapan pelaksanaan yang terstruktur. Tahap persiapan dilaksanakan selama 6–8 minggu, mencakup pelatihan instruktur, penyiapan perangkat pembelajaran, serta sinkronisasi fasilitas laboratorium. Selanjutnya, program akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan sebagai berikut:
- Pendaftaran dan Seleksi Peserta
Program diprioritaskan bagi mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Jaringan Komputer, khususnya mahasiswa semester 3 – 6 dan semester akhir yang memiliki minat pada bidang jaringan komputer. - Pelatihan Teori Terintegrasi
Materi diintegrasikan dengan kurikulum pada mata kuliah Jaringan Komputer untuk memperkuat pemahaman konsep dan pendalaman kompetensi mahasiswa di bidang jaringan komputer. - Pelatihan Praktik (Hands-on Training)
Mahasiswa mengikuti kegiatan praktikum intensif di laboratorium komputer dengan simulasi dan studi kasus. - Ujian dan Sertifikasi Internasional
Peserta mengikuti ujian sertifikasi MikroTik Certified Network Associate (MTCNA) dan apabila dinyatakan lulus berhak memperoleh sertifikat internasional yang diterbitkan oleh MikroTik.
Peserta yang telah lulus MTCNA bisa melanjutkan ke jenjang Advanced seperti : MTCRE, MTCTCE, MTCINE, MTCUME, MTCSE, dll.

Dukungan Sumber Daya Manusia
Informatika Unimus telah menyiapkan dosen dan instruktur yang memadai untuk penyelenggaraan Mikrotik Academy ini. Sebanyak 4 (empat) orang dosen telah memiliki sertifikasi MikroTik, baik pada level MTCNA maupun sertifikasi lanjutan (Advanced). Selain itu, program ini juga didukung oleh 10 (sepuluh) orang instruktur yang memiliki sertifikat MTCNA dan berpengalaman di bidang jaringan komputer yang memadai.

Dukungan Laboratorium dan Fasilitas Pembelajaran
Penyelenggaraan MikroTik Academy didukung oleh fasilitas laboratorium jaringan komputer yang modern dilengkapi dengan perangkat berbasis MikroTik RouterOS, perangkat switching, hingga perangkat wireless yang lengkap untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan praktikum. Selain itu, UNIMUS juga menyiapkan skema pendanaan serta subsidi biaya ujian untuk mengatasi tantangan finansial mahasiswa, serta program mentoring khusus agar tingkat kelulusan sertifikasi (pass rate) mampu mencapai target.
Kehadiran MikroTik Academy di Universitas Muhammadiyah Semarang merupakan wujud nyata komitmen Program Studi S1 Informatika FIKOMDIGI UNIMUS dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui secara internasional. Melalui kolaborasi dengan MikroTik, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri, memperluas peluang karier, serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global. Ke depan, program ini diharapkan menjadi salah satu pusat pengembangan kompetensi jaringan komputer yang mampu melahirkan sumber daya manusia digital yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam transformasi teknologi di Indonesia.
![]()