Semarang | Komitmen mencetak tenaga keperawatan yang tangguh dan siap menghadapi tantangan global terus diperkuat Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan (HIMAPERSA), prodi tersebut sukses menyelenggarakan Seminar Internasional EMPOWER 2026 bertema “Our Nurses, Our Future: Empowering Nursing Students Through Mental Health and Resilience” di Aula Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) II UNIMUS, Sabtu (13/6/2026).

Seminar internasional ini menjadi ruang kolaborasi akademik yang mempertemukan akademisi, praktisi, serta mahasiswa untuk membahas isu kesehatan mental dan resiliensi sebagai bekal penting bagi calon perawat dalam menghadapi dinamika dunia kesehatan yang terus berkembang.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor IV UNIMUS Muhammad Yusuf, S.STP., M.Si., Ph.D., Wakil Dekan I FIKKES, Ketua Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Ketua Program Studi Profesi Ners, para dosen, pengurus HIMAPERSA, serta mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan semester II dan IV. Selain peserta dari UNIMUS, seminar juga diikuti delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik secara luring maupun daring.

Seminar secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor IV UNIMUS Muhammad Yusuf. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh narasumber, institusi mitra, panitia, dan peserta yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan EMPOWER 2026.
Menurutnya, kesehatan mental menjadi salah satu isu strategis dalam dunia pendidikan kesehatan. Karena itu, forum ilmiah seperti EMPOWER menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan keperawatan.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan mental dan pendidikan keperawatan.

Narasumber internasional, Prof. Esther Ching-Lan Lin, Ph.D., R.N., Guru Besar Department of Nursing, College of Medicine, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan, menyampaikan materi secara daring bertajuk “Building Resilience and Mental Fortitude to Cultivate the Future Generation of Empowered Nurses”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya membangun ketahanan mental dan karakter yang kuat agar mahasiswa keperawatan mampu menghadapi tekanan akademik maupun tantangan profesi di masa depan.
Sementara itu, Prof. Dr. Budi Anna Keliat, S.Kp., M.App.Sc. dari Universitas Indonesia membawakan materi “When Stress Becomes a Disease: The Hidden Link Between Mental Health, Student Lifestyle, and Chronic Disease Risk”. Ia menjelaskan bagaimana stres yang tidak tertangani dapat memengaruhi gaya hidup mahasiswa hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

Materi berikutnya disampaikan Dr. Fatkhul Mubin, M.Kep., Sp.Kep.J., dosen Keperawatan UNIMUS, melalui topik “Psychological Well-Being in Nursing Education: Addressing Academic and Clinical Stressors”. Ia mengulas berbagai strategi menjaga kesejahteraan psikologis mahasiswa selama menjalani pendidikan, khususnya ketika menghadapi tekanan akademik dan praktik klinik.
Perspektif yang berbeda hadir dari Cut Imanda Niya Taqwa Alifa, S.Kep., alumni Program Studi Keperawatan UNIMUS. Dalam sesi bertajuk “Psychological Experiences of Nursing Students: A Real-Life Perspective”, ia berbagi pengalaman nyata mengenai tantangan psikologis yang dihadapi mahasiswa keperawatan selama menempuh pendidikan hingga memasuki dunia profesi.
Rangkaian materi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai upaya membangun resiliensi, menjaga kesehatan mental, hingga strategi menghadapi tekanan selama proses pendidikan keperawatan.

Keikutsertaan delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik nasional maupun internasional, semakin memperkuat posisi EMPOWER 2026 sebagai forum akademik yang tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan memperluas jejaring antarperguruan tinggi.
Penyelenggaraan EMPOWER 2026 sekaligus menjadi bukti komitmen Program Studi S1 Ilmu Keperawatan FIKKES UNIMUS dalam menghadirkan kegiatan akademik bertaraf internasional. Melalui forum ini, UNIMUS terus mendorong penguatan kapasitas mahasiswa, memperluas jejaring global, serta menyiapkan calon perawat yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kemampuan adaptasi untuk menjawab tantangan kesehatan global di masa depan.
![]()