Salatiga – Keamanan pada pengembangan sistem informasi merupakan faktor utama yang harus dimiliki. Keamanan sistem sebagai metode pencegahan gangguan-gangguan yang mungkin terjadi terhadap sistem informasi itu sendiri. Misalnya pencegahan dari kemungkinan adanya virus, hacker, cracker dan kemungkinan lainnya. Berangkat dari latar belakang dari hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Semarang melalui tim Institutional Support System (ISS) Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka menggelar Focus Group Discussion “Pengembangan Keamanan Sistem untuk Mendukung Program MBKM”, pada Rabu (31/08/2022).

Bertempat di Laras Asri Hotel & Resort Salatiga, acara digelar selama dua hari hingga 1 September 2022. Menghadirkan dua narasumber yang ahli dibidangnya diantaranya Tri Febrianto, CEI., CEH., CHFI (Widya Security Daerah Istimewa Yogyakarta), Muhammad Ismu Hadi, S.ST (National Cyber and Crypto Agency BSSN) dan Gagan Iman Firmansyah, S.T (IT Consultant and System Engineer Manager PT Sistelindo Mitra Lintas).

Hadir memberikan sambutan Wakil Rektor I Dr. Budi Santosa, M.Si., Med. Pihaknya menyampaikan bahwa sudah saatnya UNIMUS aware untuk mengamankan website hingga sistem informasi agar terhindar dari kebocoran data.  “Teman-teman IT dan ISS ini diharapkan mampu membangun sistem informasi di institusi kita, seperti siamus, sidamus, simsurat, sipinter dan lain sebagainya. Kemudian bagaimana sistem-sistem ini dibuat terpadu atau terintegrasi. Dalam perjalanan tetap perlu ada evaluasi kekurangan-kekurangan apa yang ada untuk kemudian perbaikan. Terlebih dengan keamanan sistem yang perlu dibangun, “ ungkapnya.

Loading

Leave a Reply

one × one =