Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) — Fakultas Teknik dan Informatika (FTIK) Universitas Muhammadiyah Semarang secara resmi melepas sebanyak 137 calon wisudawan dan wisudawati pada pelaksanaan Wisuda Unimus ke-47 periode Oktober 2025. Pelepasan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan akademik menjelang wisuda universitas yang akan digelar dalam waktu dekat.

Jumlah lulusan tersebut terdiri atas tiga program studi, yakni S1 Teknik Mesin sebanyak 41 orang, S1 Rekayasa Elektro sebanyak 68 orang, dan S1 Informatika sebanyak 28 orang. Seluruh lulusan dinyatakan memenuhi syarat kelulusan berdasarkan Surat Keputusan Dekan FTIK Nomor 113/Unimus./C./SK.PD/2025 tentang pelepasan wisudawan/wisudawati program sarjana pada Wisuda ke-47 Universitas Muhammadiyah Semarang.
Dari 137 lulusan tersebut, tiga mahasiswa berhasil meraih predikat terbaik fakultas. Mereka adalah Zulfa Syauqi Fittaqi (S1 Teknik Mesin) dengan IPK 3,68, Ahnaf Za’im Izzuddin (S1 Rekayasa Elektro) dengan IPK 3,88, dan Fanni Tyasari (S1 Informatika) dengan IPK 3,92. Ketiganya dinilai tidak hanya unggul dalam capaian akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan diri di lingkungan kampus.

Mewakili para lulusan, Fanni Tyasari dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh dosen serta sivitas akademika Unimus atas bimbingan dan dukungan selama menempuh pendidikan. “Kami bersyukur dapat menempuh perjalanan akademik di Unimus. Kampus ini bukan sekadar tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat menempa karakter, menumbuhkan etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Unimus telah membentuk kami menjadi insan berilmu yang berlandaskan iman dan nilai-nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FTIK Unimus, Dr. Tech. Ir. Samsudi Rahardjo, S.T., M.M., IPM., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan mereka menyelesaikan studi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan yang telah berperan penting dalam mendampingi mahasiswa hingga tahap akhir pendidikan. “Kami bangga kepada seluruh lulusan FTIK yang telah menempuh proses panjang hingga akhirnya dinyatakan lulus. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah di Unimus dapat menjadi bekal untuk berkarya dan mengabdi di masyarakat,” tutur Samsudi.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan juga memberikan penjelasan mengenai klasifikasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) serta pentingnya memahami masa studi bagi setiap lulusan. Ia menjelaskan bahwa IPK memiliki enam klasifikasi, mulai dari kurang memuaskan, memuaskan, sangat memuaskan, cumlaude, magna cumlaude, hingga summa cumlaude. Pemahaman terhadap IPK dan masa studi, menurutnya, sangat penting karena menjadi indikator utama dalam proses rekrutmen di dunia kerja maupun seleksi pendidikan lanjutan. “Beberapa perusahaan atau lembaga memiliki kriteria khusus dalam menilai calon karyawan, termasuk melihat masa studi dan IPK. Oleh karena itu, lulusan harus memahami hal tersebut agar mampu mempersiapkan diri dengan baik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Samsudi berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan diri, baik melalui studi lanjut, bekerja di sektor industri, maupun membangun usaha mandiri. “Sebagai lulusan FTIK, kalian harus optimis dan siap menghadapi dunia kerja yang dinamis. Bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh di Unimus sudah cukup kuat untuk diterapkan baik di perusahaan, lembaga riset, maupun dunia wirausaha,” tegasnya.
Pelepasan calon wisudawan ini menjadi momentum penting bagi FTIK Unimus untuk kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, kompeten, berakhlak mulia, serta siap bersaing di era teknologi dan industri digital. Dengan semangat tersebut, seluruh sivitas akademika FTIK Unimus berharap para lulusan dapat menjadi duta kampus yang membawa nama baik almamater di dunia profesional maupun masyarakat luas.
![]()