Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan internasionalisasi pendidikan dengan mengirimkan 12 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKN-KI) 2026. Pada gelombang KKN-KI UNIMUS 2026 #4 ini, mahasiswa akan melaksanakan pengabdian internasional di Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Thailand.


Program KKN-KI tersebut dijadwalkan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 7 Februari hingga 5 Maret 2026. Sebanyak 12 mahasiswa yang diberangkatkan berasal dari enam program studi, yakni S1 Statistika (2 mahasiswa), S1 Akuntansi (2 mahasiswa), S1 Manajemen (4 mahasiswa), S1 Ilmu Keperawatan (1 mahasiswa), S1 Kebidanan (1 mahasiswa), dan S1 Kesehatan Masyarakat (2 mahasiswa), dengan komposisi 4 mahasiswa laki-laki dan 8 mahasiswa perempuan.


Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIMUS, Prof. Dr. Purnomo, ST., M.Eng., dalam laporannya menyampaikan bahwa kerja sama KKN internasional dengan RMUTK Thailand akan terus dikembangkan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya sebatas KKN, tetapi juga mencakup community service, serta pembelajaran dua mata kuliah, yaitu kewirausahaan (entrepreneurship) dan metodologi penelitian.


“Selama satu bulan, mahasiswa akan menggunakan bahasa Inggris secara penuh dalam praktik langsung di lapangan. Diharapkan setelah mengikuti program ini, kompetensi bahasa Inggris mahasiswa dapat meningkat secara signifikan, dan berbagai aktivitas yang dijalankan akan dikonversi ke beberapa mata kuliah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Purnomo menambahkan bahwa mahasiswa peserta KKN-KI akan mendapatkan pembebasan syarat TOEFL sesuai ketentuan yang berlaku. Ke depan, program ini akan terus dilanjutkan dan dikembangkan, tidak hanya diikuti oleh 12 mahasiswa, tetapi dengan jumlah yang lebih besar. “Program KKN internasional ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat di tingkat global,” tambahnya.
Sementara itu, pelepasan mahasiswa KKN-KI 2026 dilakukan secara langsung oleh Wakil Rektor II UNIMUS, Dr. Hardiwinoto, SE., M.Si. Dalam sambutannya, ia berpesan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk meng-upgrade diri, memperluas wawasan, serta memperoleh pengalaman internasional yang berharga.


“Program KKN internasional ini harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Jaga nama baik dan kualitas Universitas Muhammadiyah Semarang agar dapat semakin dikenal di tingkat dunia,” tegasnya.
Ia juga berharap program KKN internasional dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan, seiring dengan kebutuhan indikator internasionalisasi perguruan tinggi. “Kerja sama internasional harus terus diperluas dan terdistribusi di berbagai negara serta perguruan tinggi luar negeri,” pungkasnya

Loading