Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) lahirkan Profesor Baru Prof. Dr. Budi Samtosa, SKM., M.Si.Med., pada program Studi Pascasarjana Unimus., pada upacara Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar yang dilaksanakan di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) II Unimus, Rabu (07/02/2024). Pengukuhan dilaksanakan langsung oleh Ketua Senat sekalius Rektor Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd dengan didampingi oleh Anggota Senat Unimus dan oleh Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah (Prof. Dr. Jamhari Ma’ruf, ME), Kepala LLDikti VI Jateng (Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H), Penasehat AIPTLMI (Dra. Estu Lestari MM.) Sekaligus Rektor Husni Tamrin Jakarta, Ketua Umum Patelki (Atna Permana Ph.D), Pimpinan Badan Pembina Harian (BPH) Unimus Heruisnawan dan Jajaran Pimpinan di Lingkungan Unimus, Pimpinan Wilayah Muhammadyah (PWM) Jawa Tengah, Pimpinan Wilayah Aisyiyah( PWA) Jawa Tengah serta Tamu undangan dari Kalangan Pimpinan Perguruan Tinggi dan Instansi.

Prof. Dr. Budi Santosa, SKM. M.Si.Med merupakan guru besar ketiga yang murni Unimus hasilkan. Sejumlah  jabatan Struktural pernah diembannya diantaranya Ketua Program Studi D3 Analis Kesehatan, Wakil Dekan I FIKKES, Dekan FIKKES dan saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor I Unimus selama dua Periode,.

Pada pidato pengukuhannya berjudul Infusa Daun Padi IR Bagendit Sebagai Bahan Presensi Anemia Akibat Paparan Plumbum, Prof. Dr. Budi Santosa M.Si.Med menyampaikan anemia merupakan masalah kesehatan nasional dan global yang perlu mendapat perhatian. “Upaya menurunkan prevalensi anemia perlu diketahui terlebih dulu dari faktor penyebabnya. Beberapa bahan nabati banyak mengandung protein metallothionein yang dapat sebagai agen pengkhelat paparan plumbum sebagai prevensi Anemia. ujar kesimpulan pidato Prof Budi Santosa.

Selain itu Dari hasil penelitian yang dilakukan memberikan hasil yang luar biasa untuk kesehatan, dari hal yang awalnya di anggap sepele dan tidak terlalu penting yakni Infusi air daun padi IR Bagendit memiliki kandungan protein metallothionein yang cukup tinggi dan berpotensi mencegah anemia yang disebabkan oleh paparan plumbum” .

Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd menyampaikan rasa syukur dengan bertambahnya guru besar di Unimus. Rektor berharap kehadiran guru besar baru bisa semakin Meningkatkan kulaityas pendidikan dan memberi penguatan kepada Unimus, khususnya penguatan program studi S2 Teknologi Lab Medik , prodi satu satunya yang ada di Indonesia.  “ Syukur Alhamdulillah  Unimus pagi ini kembali mengukuhkan Guru Besar baru Prof. Dr. Budi Santosa, Kita paham betul didalam upaya peningkatan dan kualitas pendidikan salah satu faktor penting adalah masalah SDM, sehingga hadirnya Profesor baru akan memperkuat jajaran kelembagaan Unimus” kata Prof. Masrukhi dan sekaligus terus mefotifasi Dosen lainnya untuk segera menaikan jabatan Fungsionalnya mulai dari asisten ahli, lector, lector kepala dan Guru Besar.

Semoga Melalui prestasi ini dan ilmu yag diperoleh dapat memberikan keberkahan baik bagi Pribadi, Keluarga dan Sekitar juga memberikan pengutan pada kelembagaan Unimus.

Loading

Leave a Reply

two + 9 =