Rektor Unimus, Wakil Ketua DPR bidang Korekku, Wakil Rektor III UnimusSemarang │(15/05/2017) Wakil ketua DPR RI bidang Korekku ( Dr. Ir. H. Taufik Kurniawan., MM) hadir di Universitas Muhamadiyah Semarang untuk mengisi Kuliah Umum dengan tajuk “Perkembangan Politik Indonesia Kontemporer”. Seminar yang berlangsung di Aula Gedung Laboratorium Terpadu Unimus tersebut dihadiri oleh Civitas Akademika Unimus dan dibuka oleh Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi., M.Pd. Pada kesempatan itu Rektor Unimus menyampaikan bahwa Unimus selalu mendukung kemajuan bangsa. “Melalui kegiatan stadium general ini diharapkan Civitas Akademika Unimus semakin peduli terhadap permasalahan bangsa dan fenomena di sekeliling karena sebagai warga negara harus terlibat dalam proses politik sesuai peran dan posisi masing-masing baik sebagai ilmuwan, dosen atau mahasiswa”

Wakil Ketua DPR RI ketika memberikan kuliah umumDr. Taufik Kurniawan menekankan bahwa di tengah situasi politik nasional yang mengalami dinamisasi akibat adanya krisis energy dan transformasi kultural, semua upaya politik harus mengedepankan kepentingan rakyat. Wakil ketua DPR RI Bidang Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) yang merupakan salah satu anggota Badan Pelaksana Harian Unimus menyampaikan bahwa dari Muhammadiyah diharapkan lahir tokoh intelektual yang khidmat betul berjuang untuk umat mensikapi transformasi kultural. “Muhammadiyah dan akademisi Muhammadiyah bisa menjadi benteng penjaga moralitas dalam transformasi kultural yaitu transformasi dalam bidang kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi dapat memberikan dampak negatif, adanya online sistem, media sosial harus kita filter agar tidak membahayakan kehidupan bangsa” papar Taufik. Taufik juga memaparkan bahwa akademisi harus punya pegangan ilmu yang kuat, sementara itu insan Muhammadiyah juga harus meningkatkan upayanya dalam berdakwah”

Dihadapan civitas akademika Unimus Taufik Kurniawan mengungkapkan harapan, hendaknya pada kader Muhammadiyah tidak hanya menjadi penonton saja dalam dinamika perpolitikan nasional dan mendorong generasi muda  bangsa menjadi bagian dari solusi menghadapi masalah nasional. Pada kesempatan itu Taufik juga mengungkapkan bahwa kader muda yang lahir dari Muhamadiyah sebaiknya menjadi bagian dari politik dan berperan dalam action konstitusional sebagai solusi bagi bangsa. Pada akhir sesi diskusi Wakil ketua DPR RI  berpesan agar generasi muda dan kader Muhammadiyah jangan terjebak dalam seremonial dan retorika saja harus selalu melihat sekeliling dan tanggap terhadap adanya transformasi kultural.

 Reportase UPT Kehumasan & Protokoleressay writer

Loading

Leave a Reply

3 × three =