Walikota Semarang Hendrar Prihadi, SE, MM memberikan kuliah umum

Semarang │UNIMUS (04/09/2018) Walikota Semarang Hendrar Prihadi, SE, MM yang akrab di panggil Mas Hendi mengisi kuliah umum kebangsaan pada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Semarang pada hari Selasa (04/09/2018). Kuliah kebangsaan diselenggarakan sebagai salah satu rangkaian orientasi mahasiswa baru Unimus tahun akademik 2018/2019 yang dilangsungkan di lapangan parkir timur kampus I Unimus.

Mas Hendi memberikan motivasi pada mahasiswa baru

Melalui kuliah yang bertema “Mengelola keberagaman, memperteguh kebangsaan”, mas Hendi menyampaikan ada empat kategori anak muda yaitu golongan yang pintar tapi tidak peduli, golongan yang peduli tapi tidak pintas, golongan tidak pintar dan tidak peduli juga golongan yang pintar sekaligus peduli. “Ada  banyak anak  muda pintar mendapat beasiswa ke luar negeri, namun mereka memilih tinggal di luar negeri dan lupa bahwa mereka dibutuhkan bangsa. Ini masuk kategori pemuda yang pintar tapi tidak peduli” terangnya. “Ada juga anak muda yang terlalu peduli tapi tidak pintar, mereka membagikan berita hoak tanpa melakukan cek dan ricek kebenarannya yang akhirnya menyebabkan keresahan. Selanjutnya ada yang tidak pintar juga tidak peduli misalnya pemuda yang memilih menggunakan narkoba, kebut-kebutan di jalan raya juga suka mabuk-mabukan” tandasnya. Mas Hendi mendorong mahasiswa baru Unimus menjadi pemuda yang termasuk kategori pintar dan peduli. “Saya yakin, untuk bisa diterima di Unimus ini tidak mudah karena harus melalui seleksi, jadi syarat pintar sudah terpenuhi. Sekarang tinggal bagaimana menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, masyarakat dan negara” pungkasnya. Walikota Semarang membagi motivasi untuk menjadi generasi muda yang peduli, cerdas dan cinta tanah air.

Walikota Semarang bersama mahasiswa baru Unimus

Hendrar Prihadi juga memesankan kepada mahasiswa baru bahwa sukses itu butuh proses, perjuangan dan usaha keras. Melalui kegiatan Kuliah Kebangsaan di Unimus tersebut orang nomer satu di Kota Semarang tersebut juga mengajak mahasiswa untuk melakukan dialog interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan mahasiswa mulai dari upaya meningkatakan semangat kebangsaan, bagaimana kiat menjadi generasi yang pintar dan peduli hingga kunci sukses menjadi pengusaha muda.  Semua pertanyaan mampu dijawab Wali Kota Semarang dengan jelas dan lugas dan jelas.

Rektor Unimus Prof. Masrukhi, M.Pd pada kesempatan tersebut berharap motivasi dan jiwa kebangsaan mendorong mahasiswa Unimus untuk lebih mencintai tanah air sekaligus berkarakter Al Islam dan Kemuhammadiyahan. “Kita harapkan lulusan Unimus nanti juga memiliki integritas nasionalisme juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial karena kita sadar bahwa semua merupakan bagian dari warga negara Indonesia” papar Rektor.

Reportase UPT Humas & Protokoler

Loading

Leave a Reply

20 − 11 =