Jl. Kedungmundu Raya No. 18

SEMARANG, 50273

024 - 76740296

sekretariat@unimus.ac.id

UNIMUS JADI TUAN RUMAH PEMBUKAAN OLYMPICAD VII JAWA TENGAH

Semarang| Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar Olympic Ahmad Dahlan (Olympicad) ke VII Muhammadiyah Jawa Tengah secara hybrid  di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) selama 4 hari, dari tanggal 20 – 23 Desember 2021. Olympicad dibuka  secara resmi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Tafsir, didampingi Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Rektor Unimus Prof. Masrukhi serta Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jateng Iwan Junaedi.

“Ini adalah Olympicad untuk pelajar sekolah madrasah Muhammadiyah se Jawa Tengah, yang kemudian para juaranya akan dibawa untuk olympicad tingkat nasional”, ujar Tafsir. “Walaupun dalam suasana covid-19, tetapi tetap menghasilkan juara-juara yang berkualitas, juara-juara yang sesungguhnya. Tidak kemudian karena covid-19, juaranya juara asal-asalan. Tetapi tetap melalui kompetisi dan penjurian yang objektif. Maka, covid-19 tidak menghalangi kita berkompetisi. Olympicad ini juga sebagai ajang pembentukan karakter”, imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya Olympicad Muhammadiyah Jawa Tengah. “Saya memberikan apresiasi yang sangat luar biasa. Bahwa event-event atau lomba-loma untuk mengasah keterampilan, untuk kemudian membuat adik-adik dan generasi kita menjadi generasi yang kompetitif ini harus sering diadakan”.

“Terlebih disaat covid-19 ini, kadang-kadang membuat sebagian masyarakat merasa kegiatan-kegiatan ini harus berhenti total. Nah, itu tidak boleh dilakukan. Maka, dengan tekhnologi yang semakin berkembang, dibuatlah Olympic Ahmad Dahlan (Olympicad) dengan model Hybrid”, lanjut Hendi, panggilan akrab Walikota Semarang. Hendi juga berharap, untuk adik-adik yang mengikuti lomba, ikutilah lomba ini dengan baik. Yang namanya lomba sellau ada yang menang dan ada yang kalah.  Buah dari kesuksesan adalah kerja keras.

“Untuk keluarga besar Muhammadiyah, kami juga memberikan apresiasi, dan ini linier dengan program Pemerintah Kota Semarang maupun Pemerintah Pusat. Kami meyakini sekali, bahwa didalam pola membangun di Kota Semarang ada dua hal harus diselesaikan di awal. Yaitu di wilayah Kesehatan dan wilayah pendidikan, dua hal inilah yang menjadi fundamental Kota Semarang” Imbuhnya.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Olympicad VII Muhammadiyah Jawa Tengah, Rektor Unimus Prof. masrukhi  juga memberikan apresiasi yang sangat luar biasa bagi para juara Olympicad, dengan memberikan beasiswa kuliah gratis di Unimus. “Sebagai bentuk apresiasi, Unimus akan memberikan beasiswa kepada pemenang juara 1 sampai juara 5 pada masing-masing cabang, untuk kuliah secara gratis di Unimus, diluar Kedokteran umum dan kedokteran gigi”, kata rektor. Sementara itu ketua Majelis Dikdasmen Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Iwan Junaedi menuturkan bahwa pada olympicad VII ini melombakan sejumlah 22 cabang lomba.

“Olympicad yang ke VII ini ada 22 cabang lomba dengan 44 kejuaraan. Diantaranya matematikan dan sains, seni tari, seni suara, Al Qur’an dan Kemuhammadiyahan, pidato, ismu in english, ismu in arabic, Film. Kemudian untuk lomba kepala sekolah ada lomba best practice kepala sekolah, madrasah, karya tulis ilmiah, serta lomba mata pelajaran, lomba otomotif untuk SMK, design web dan bisnis center”, jelas Iwan. Olympicad ke VII Muhammadiyah Jawa Tengah diikuti sebanyak 3532 peserta dari siswa, guru dan kepala sekolah Muhammadiyah di Jawa Tengah. Digelar secara hybrid, yakni pada tanggal 20-21 Desember 2021 dilaksanakan secara daring, sedangkan pada tanggal 23 Desember 2021 yang merupakan babak final dilaksanakan secara luring di Kampus Unimus.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *