Kuala Lumpur, 14 Februari 2026 | Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Sidney Akumu Odongo dari Program Studi Teknologi Pangan, berhasil mengharumkan nama universitas pada ajang International Student Summit 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan berlangsung di Alamis Hotel Kuala Lumpur.

Bertanding pada kategori esai, Sidney meraih Medali Perunggu pada bidang pangan bersama rekan satu timnya, Nurul Dania dari Program Studi Food Science and Technology, Management Science University. Karya kolaboratif mereka berjudul “MICROBES AND MEALS: Redefining Food Safety, Sustainability and Tradition in Southeast Asia” dibimbing oleh Dr. Yunan Kholifatuddin Sya’di.
Ajang internasional ini diikuti lebih dari 350 peserta dari Indonesia, Malaysia, Somalia, Nigeria, dan Mesir, sehingga menjadi wadah pertukaran akademik global dan kolaborasi lintas budaya. Capaian tersebut tidak hanya mencerminkan prestasi individu, tetapi juga memperkuat kemitraan akademik antara Unimus dan berbagai perguruan tinggi mitra di Malaysia.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Pertanian dan Pangan (FSTP) Unimus, Dr. Nurhidajah, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi tersebut.
“Kami sangat bangga atas capaian Sidney di tingkat internasional. Prestasi ini mencerminkan kualitas mahasiswa serta kuatnya sistem pembimbingan akademik di FSTP Unimus. Kami terus mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam forum ilmiah global, karena paparan internasional sangat penting dalam membentuk lulusan teknologi pangan yang inovatif dan kompetitif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut sejalan dengan komitmen fakultas dalam mengembangkan pendidikan berbasis riset serta memperluas jejaring kolaborasi internasional.
Mendorong Pengembangan Riset Mahasiswa
Karya ilmiah yang meraih penghargaan tersebut mengangkat irisan antara mikrobiologi, sistem pangan tradisional, dan praktik keamanan pangan berkelanjutan di Asia Tenggara.
Penelitian tersebut menyoroti peran mikroba bermanfaat dalam meningkatkan daya simpan, nilai gizi, serta keberlanjutan pangan tanpa menghilangkan autentisitas budaya.
Prestasi ini menjadi langkah strategis dalam penguatan riset yang dipimpin mahasiswa di lingkungan Unimus.
Melalui sistem pembimbingan riset yang terstruktur, penguatan fasilitas laboratorium, serta kolaborasi akademik internasional, FSTP Unimus terus mendorong lahirnya inovasi riset yang menjawab tantangan pangan di tingkat regional maupun global.
Keberhasilan kolaborasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan akademik, tetapi juga mempertegas semakin eratnya kemitraan internasional antara Unimus dan institusi pendidikan tinggi di Malaysia, sekaligus membuka peluang kerja sama riset bersama, pertukaran mahasiswa, serta pengembangan inovasi pangan berkelanjutan di masa mendatang
![]()