Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali memperluas jangkauan internasionalnya dengan menerima enam mahasiswa baru asal Thailand untuk melanjutkan studi di berbagai program studi di Unimus. Acara penyambutan berlangsung hangat di ruang 208 Gedung Rektorat kampus Unimus dan dihadiri langsung oleh Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., bersama Wakil Rektor IV, Dr. Muhammad Yusuf, S.T.P., M.Si., Ph.D., serta perwakilan dari Yayasan Prasan Witthaya Mulnithi School Thailand, Ustadz Ismail.

Keenam mahasiswa baru tersebut diterima di empat program studi yang berbeda di lingkungan Unimus, yaitu Asrawatee Doloh – S1 Agribisnis, Makfeeroh Kaso – S1 Pendidikan Matematika, Nurulhuda Tohsatu – S1 Pendidikan Kimia, Wae’asma Wani – S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Sakeela Kaso – S1 Sastra Inggris dan Aminoh Sulong – S1 Pendidikan Bahasa Inggris

Dalam sambutannya, Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas kehadiran para mahasiswa baru dari Thailand yang memilih Unimus sebagai tempat menimba ilmu.“Kami dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Semarang sangat senang dapat menyambut kedatangan enam mahasiswa baru dari Thailand. Semoga kalian merasa nyaman berada di lingkungan Unimus dan dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik,” ujar Prof. Masrukhi.

 

Rektor menambahkan, kehadiran mahasiswa asing merupakan wujud nyata komitmen Unimus dalam mengembangkan kerja sama pendidikan lintas negara, terutama di kawasan Asia Tenggara. Melalui program penerimaan mahasiswa internasional ini, Unimus berharap dapat menjadi jembatan persahabatan antarbangsa serta memperkuat citra kampus sebagai universitas berkelas dunia yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Sementara itu, Wakil Rektor IV, Dr. Muhammad Yusuf, S.T.P., M.Si., Ph.D., yang membidangi urusan kerja sama dan internasionalisasi, turut menyampaikan harapan agar mahasiswa baru asal Thailand tersebut dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan Unimus.

“Kami berharap para mahasiswa dapat segera menyesuaikan diri, membaur dengan teman-teman mahasiswa dari Indonesia, serta aktif mengikuti kegiatan positif seperti organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Melalui kegiatan ini, kalian tidak hanya belajar akademik, tetapi juga memperluas pengalaman sosial dan budaya,” tuturnya.

Dr. Yusuf juga menegaskan bahwa Unimus terus berkomitmen memperkuat jejaring internasional dengan berbagai lembaga pendidikan di Asia Tenggara, termasuk Thailand. Menurutnya, penerimaan mahasiswa internasional bukan hanya sebagai bentuk kolaborasi akademik, tetapi juga menjadi upaya membangun komunitas kampus yang inklusif, multikultural, dan berwawasan global.

Perwakilan dari Yayasan Prasan Witthaya Mulnithi School Thailand, Ustadz Ismail, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Unimus atas sambutan hangat yang diberikan. Ia berharap para mahasiswa asal Thailand dapat belajar dengan baik dan membawa pulang ilmu serta pengalaman berharga dari Indonesia.

Kehadiran mahasiswa internasional ini sekaligus menjadi bukti nyata langkah strategis Unimus dalam memperkuat posisi sebagai kampus unggul, islami, dan berdaya saing global. Melalui semangat internasionalisasi yang terus digelorakan, Unimus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menjadi duta persahabatan dan perdamaian antarbangsa.

Loading