Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menerima kunjungan benchmarking dari Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UM Banjarmasin), dalam rangka memperkuat pengembangan kurikulum dan implementasi pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE), Rabu, 24 Juni 2026, di Ruang VIP Gedung Kulliah Bersama (GKB) III.
Rombongan UM Banjarmasin dipimpin oleh Ketua LPP UM Banjarmasin, Noor Amaliah, Ns., M.Kep., didampingi tim Badan Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran (BPKP), yakni Jamiatul Hamidah, M.Pd., Darmayanti Wulandatika, S.ST.Bdn., M.Kes., serta Siti Fatimah, S.ST.Bdn., M.Keb.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., Wakil Rektor I Prof. Dr. Budi Santosa, M.Si.Med., Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Dr. Amin Samiasih, S.Kp., M.Si.Med., Sekretaris Bidang Pengembangan Pendidikan Andari Puji Astuti, M.Pd., serta Sekretaris Bidang Penjaminan Mutu Ns. Tri Nurhidayati, S.Kep., M.Med.Ed. dan Ketua Prodi S1 Informatika Muhammad Sam’an, S.Si, M.Mat., Ph.D.

Dalam sambutannya, Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi menyambut hangat kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan benchmarking menjadi ruang strategis untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan sistem pembelajaran maupun kurikulum.
“Kunjungan ini menjadi momentum yang baik untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman terkait sistem pembelajaran serta pengembangan kurikulum. Harapannya, hasil diskusi ini dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujar Prof. Masrukhi.

Sementara itu, Ketua LPP UM Banjarmasin Noor Amaliah mengungkapkan bahwa pihaknya ingin mempelajari lebih jauh proses pengembangan dan implementasi kurikulum di Unimus, khususnya terkait penerapan kurikulum OBE serta penyesuaian terhadap regulasi pendidikan terbaru.
“Kami ingin belajar mengenai praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan Unimus dalam implementasi OBE, termasuk bagaimana proses pengembangan kurikulum dilakukan serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LP3M Unimus Dr. Amin Samiasih memperkenalkan struktur dan tugas masing-masing bidang di LP3M, mulai dari Bidang Pengembangan Pendidikan yang berfokus pada pengembangan kurikulum, hingga Bidang Penjaminan Mutu yang menangani sistem penjaminan mutu, akreditasi institusi, program studi, dan audit mutu internal.
Untuk memberikan gambaran lebih praktis terkait implementasi OBE, Unimus juga menghadirkan perwakilan Program Studi Informatika yang telah menerapkan sistem pembelajaran berbasis OBE secara terintegrasi melalui Sistem Informasi OBE (SIOBE).
Melalui sistem tersebut, berbagai komponen pembelajaran mulai dari visi, misi, capaian pembelajaran, hingga proses evaluasi dapat dipantau secara terstruktur. Sistem juga memungkinkan pemantauan tingkat ketercapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL) mahasiswa secara lebih akurat dan terintegrasi dengan penilaian koordinator mata kuliah.

Dalam sesi diskusi, UM Banjarmasin menyampaikan bahwa dari 21 program studi yang dimiliki, sekitar separuh telah menerapkan kurikulum OBE. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam pengukuran ketercapaian CPL serta pengembangan sistem pendukungnya.
Rombongan UM Banjarmasin juga menggali informasi mengenai mekanisme penetapan CPL di tingkat universitas maupun fakultas, terutama pada fakultas yang menaungi beberapa program studi dengan karakteristik keilmuan yang berbeda.
Diskusi berlangsung interaktif dengan saling bertukar pengalaman dan praktik baik, sehingga diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran serta sistem penjaminan mutu di masing-masing perguruan tinggi.
Reportase Humas Unimus (Tri) 24/6/2026
![]()