Semarang | Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) resmi melepas mahasiswa peserta Abdidaya Ormawa dan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025, Kamis (01/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh 45 peserta Abdidaya dan 9 peserta KKI, yang dipimpin langsung oleh Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. Turut mendampingi, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Eny Winaryai, M.Pd., Ketua Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) Fitria Fatichatul Hidayah, S.Pd., M.Pd., serta para dosen pendamping.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor III, Dr. Eny Winaryai, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas karya dan inovasi produk yang dihasilkan organisasi mahasiswa melalui program PPK Ormawa di desa-desa binaan. Tahun ini, tiga organisasi mahasiswa Unimus berhasil lolos Abdidaya Ormawa, yakni IMM Ahmad Dahlan di Desa Kandanggerejo, Grobogan; IMM AR Fachrudin di Desa Jamus, Demak; serta Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) di Desa Ngargosari, Kendal. “Harapannya, dari kegiatan ini dapat terbentuk desa binaan yang berkelanjutan, sehingga terjalin kolaborasi jangka panjang antara universitas dan masyarakat,” ujar Eny.

Selain itu, ia juga menyoroti capaian membanggakan dari tim Kontes Kapal Indonesia (KKI) Unimus yang untuk pertama kalinya berhasil lolos ke tingkat nasional. Menurutnya, prestasi ini menjadi pijakan penting bagi penguatan identitas keilmuan di Program Studi S1 Teknik Mesin.

“Kami berharap kontribusi mahasiswa dalam berbagai ajang mampu memberikan kemanfaatan yang nyata bagi Unimus. Terlebih, Simkatmawa Unimus tahun ini meraih predikat Unggul, sehingga progres ke depan harus terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unimus Prof. Masrukhi dalam sambutannya memberikan penghargaan kepada seluruh organisasi mahasiswa yang telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dan berhasil lolos Abdidaya Ormawa 2025. “Ini adalah capaian yang sangat membanggakan. Tampil dan berkompetisilah semaksimal mungkin. Harapan kami, kalian mampu membawa pulang anugerah terbaik,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan event nasional seperti Abdidaya dan KKI sebagai ruang belajar dan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk berprestasi di bidangnya masing-masing. Menurutnya, kedua ajang tersebut merupakan event prestisius yang telah distandarisasi oleh Kemendikbudristek dalam penyelenggaraan kegiatan kemahasiswaan.

Di akhir acara, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak yang terlibat—Wakil Rektor, Kepala BAK, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta—sembari berharap bahwa keikutsertaan Unimus tahun ini akan memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik universitas di tingkat nasional.

Loading