GROBOGAN | Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) resmi meluncurkan program Desa Berdaya Wirausaha Berjaya di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Program tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Desa Taruman Melalui Inovasi Instore Dryer System dan Derivasi Produk Potensi Unggulan Desa Wirausaha Berdikari”.

Kegiatan grand launching dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Pemerintah Kecamatan Klambu, Pemerintah Desa Taruman, Universitas Muhammadiyah Semarang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Grobogan, unsur TNI-Polri, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Grobogan, hingga masyarakat setempat.

Dari pihak Unimus hadir Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Fitria Fatikhatul Hidaya, M.Pd., yang mewakili pimpinan universitas, didampingi Dekan Fakultas Teknik, Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Digital, para ketua program studi, dosen pendamping, serta mahasiswa pelaksana program. Turut hadir pula perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Puskesmas Klambu, Danramil Klambu, Kapolsek Klambu, serta alumni Sekolah Perempuan Desa Kandangrejo.

Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini dijalankan oleh 16 mahasiswa yang tergabung dalam Tim PPK Ormawa IMM Ahmad Dahlan Unimus. Program yang berlangsung mulai Juni hingga September 2026 tersebut merupakan tahun ketiga pelaksanaan PPK Ormawa IMM Ahmad Dahlan.

“Sebelumnya kami melaksanakan program Sekolah Perempuan di Desa Kandangrejo selama dua periode. Tahun ini kami melanjutkan komitmen pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi unggulan Desa Taruman,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan sekaligus menjadi langkah menuju ajang Abdidaya Ormawa tingkat nasional.

Berikan sambutan, Kepala BKA Unimus Fitria Fatikhatul Hidaya, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan.

Ia menjelaskan bahwa PPK Ormawa merupakan program nasional yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Belmawa. Program ini memberikan ruang bagi organisasi kemahasiswaan untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan masyarakat.

“Tahun ini Unimus mengajukan 10 proposal dan enam di antaranya berhasil memperoleh pendanaan. Ini menjadi capaian yang membanggakan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat,” katanya.

Fitria berharap Desa Taruman dapat berkembang menjadi mitra binaan yang mampu bersaing hingga tingkat nasional. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh mahasiswa, tetapi juga partisipasi aktif pemerintah desa dan masyarakat sebagai mitra utama.

“Kami membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat agar program ini dapat berjalan berkelanjutan dan mencapai hasil yang optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Taruman, Kasir, menyambut baik kehadiran program tersebut. Ia optimistis berbagai inovasi yang dibawa mahasiswa dapat membantu mengembangkan potensi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Unimus yang telah memilih Desa Taruman sebagai lokasi program. Potensi yang ada di desa ini diharapkan dapat dikembangkan berdasarkan keilmuan yang dimiliki mahasiswa sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.

Menurut Kasir, pemerintah desa saat ini dituntut untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi lokal di tengah berbagai tantangan regulasi dan keterbatasan sumber daya. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong kemajuan desa.

“Kami berharap program yang berlangsung hingga September nanti dapat berjalan maksimal dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal dan pendapatan warga,” katanya.

Perwakilan Camat Klambu, Suparno, turut menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya Desa Taruman sebagai lokasi pelaksanaan program. Ia berharap pendampingan yang dilakukan mahasiswa dapat membantu masyarakat mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana kolaborasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Selain itu, mahasiswa juga dapat membantu memberikan solusi dalam pemasaran produk-produk unggulan desa,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif dalam setiap rangkaian kegiatan agar manfaat program dapat dirasakan secara luas.

Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Grobogan. Menurutnya, kehadiran PPK Ormawa Unimus tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan investasi daerah melalui pengembangan potensi unggulan desa.

“Kabupaten Grobogan memiliki banyak potensi di sektor pertanian, perkebunan, dan bidang lainnya. Melalui program ini, kami berharap potensi tersebut semakin dikenal dan dapat dikembangkan lebih luas,” ujarnya.

Melalui program Desa Berdaya Wirausaha Berjaya, Tim PPK Ormawa IMM Ahmad Dahlan Unimus berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan kualitas produk unggulan desa, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.

Loading